Sabtu, 05 Februari 2011

Tangisan Angelina Antar Adjie Massaid ke Peristirahatan Sabtu, 5 Februari 2011 15:08 WIB


Adjie Massaid dan keluarga (Antara)
Jakarta,
Pemakaman Raden Pandji Chandra Pratomo Samiadji Massaid atau biasa disebut Adjie Massaid diiringi tangis Angelina Sondakh atau Angie, istri yang terus mendampinginya hingga ke tempat peristirahatan terakhir di TPU Jeruk Purut Jakarta Selatan, Sabtu (5/2). Angie yang mengenakan pakaian hitam dan berkerudung serta kacamata hitam terlihat menangis saat jenazah akan dimasukkan ke liang lahat dan wajahnya terlihat memerah.

Semula ia menggendong Keanu Jabbar Massaid, buah cintanya dengan Adjie yang baru berusia 15 bulan. Namun balita berkulit putih itu akhirnya diserahkan kepada sang kakek saat keluarga mulai menaburkan tanah ke liang lahat.

Selain Keanu, almarhum juga meninggalkan dua putrinya, Zahwa dan Aaliya dari perkawinan pertama dengan penyanyi Reza Artamevia. Saat pemakaman terlihat hadir keluarga besar almarhum dan sejumlah politisi serta kalangan artis seperti Camelia Malik. Tabur bunga diawali oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono.

Usai pemakaman yang berlangsung tepat saat azan dhuhur itu dilanjutkan pembacaan doa, Utomo Usman mewakili pihak keluarga menyampaikan sambutan dan minta agar segala kesalahan almarhum dimaafkan. Adjie Massaid, politisi muda Partai Demokrat yang berkiprah sebagai anggota Komisi V DPR RI diberitakan wafat saat sedang dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, antara pukul 22.00 WIB (Jumat) hingga 00.00 WIB (Sabtu dinihari).

Suami model dan mantan Putri Indonesia, Angelina Sondakh ini, lahir pada 7 Agustus 1967 di Jakarta. Politisi muda ini telah dua kali terpilih sebagai anggota DPR RI, yakni periode 2004-2009 dan 2009-2014. Adjie memulai kariernya sebagai model di panggung catwalk, kemudian juga sebagai fotomodel, sejak 1980-an. Ia sempat menjajal dunia peran dalam film "Cinta Dalam Sepotong Roti" pada 1990 karya Garin Nugroho.

Jembatan Sengi Magelang Putus Diterjang Bajir Lahar Dingin Sabtu, 5 Februari 2011 18:52 WIB


Magelang,

Jembatan di atas Sungai Pabelan di perbatasan Desa Sengi, Kecamatan Dukun dengan Desa Krogowanan, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, putus diterjang banjir lahar dingin Merapi pada Jumat (4/2) malam.

Jembatan dengan panjang 30 meter lebar tiga meter yang juga berfungsi sebagai sabo dam tersebut putus sepanjang 10 meter di bagian tengah.

Jembatan Sengi tersebut merupakan satu-satunya jalur alternatif yang menghubungkan Kecamatan Dukun dengan Kecamatan Sawangan menyusul putusnya Jembatan Tlatar beberapa waktu lalu.

Sungai Pabelan yang berhulu di Gunung Merapi tersebut pada Jumat terjadi banjir lahar dingin tiga kali, yakni pukul 15.00 WIB, 19.00 WIB, dan 23.00 WIB. Akibat diterjang banjir lahar dua dari empat pilar penyangga jembatan ambrol dan jembatan putus.

Jembatan Sengi, merupakan jalan alternatif satu-satunya bagi warga Sawangan ke Dukun maupun sebaliknya. Baik untuk jalur perekonomian, pendidikan maupun aktivitas waga yang lain.