Beijing - Setelah gonjang-ganjing koalisi pasca kasus mafia pajak, Susilo Bambang Yudhoyono dikabarkan meminta partai anggota koalisi untuk menandatangani kontrak baru koalisi. Namun hal itu dibantah Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie.
Pria yang akrab disapa Ical itu menegaskan tidak adan kontrak baru koalisi. "Yang ada itu kesepakatan perincian dari kontrak koalisi lama," kata Ical di sela-sela kunjungannya ke Beijing, Selasa (19/4/2011).
Ical mengatakan, kontrak koalisi lama hingga kini masih tetap berlaku. Namun memang ada kesepakatan dengan SBY mengenai penjabaran dari kontrak yang sudah ditandatangani oleh 6 partai anggota koalisi itu.
"Kontrak lama tetap berlaku," kata pria yang pernah menjabat sebagai Menko Kesejahteraan Rakyat pada era pemerintahan SBY jilid I ini.
Ical mengatakan, Partai Golkar tidak memiliki kesepakatan dengan partai manapun. "Kita tidak berunding dengan partai lain, tapi kita berunding dengan Presiden. Pada waktu berunding kita bicarakan apa kemauan masing-masing," katanya.
"Dan sekarang kita sudah sepakat dengan sesuatu dengan penjabaran tertentu," kata Ical tanpa merinci apa saja kesepakatan-kesepakatan baru itu.
Selasa, 19 April 2011
Ical: Tidak Ada Kontrak Baru Koalisi
Lintas Malam: “Satu Korban Longsor Belum Ditemukan”
Dua pekerja tambang tewas tertimbun longsor di lokasi penambangan milik PT Freeport di Tembagapura, Papua. Satu korban hingga kini belum ditemukan.
Tim evakuasi masih mencari seorang pekerja tambang, Hamdani, pria berusia 45 tahun yang tertimbun longsor di lokasi penambangan milik PT Freeport di Timika, Papua, saat mengoperasikan alat berat.Sebelumnya, tim evakuasi berhasil mengangkat jenazah Obet Tatogo, dari lokasi penambangan yang longsor, Senin dini hari. Jenazah dibawa ke rumah sakit Tembagapura, sebelum dipulangkan ke keluarga.
Aktivitas penambangan di area panel dua Nort, tambang bawah tanah Doz, Tembagapura, Mimika, dihentikan sementara untuk pembersihan dan pencarian korban yang masih tertimbun pasca longsor.
Inspektur Tambang, Kementrian Energi Dan Sumber Daya Mineral akan menginvestigasi longsor di penambangan milik Freeport yang menewaskan dua pekerjanya.
Langganan:
Postingan (Atom)