Senin, 18 April 2011

Fenomena Medan Magnet Ada di Banyumas Headline News / Nusantara / Selasa, 19 April 2011 06:04 WIB


Fenomena Medan Magnet Ada di Banyumas

Headline News / Nusantara / Selasa, 19 April 2011 06:04 WIB

Metrotvnews.com, Banyumas: Fenomena alam jabal magnet, seperti di Arab Saudi, ternyata ada pula di Banyumas, Jawa Tengah. Hal itu dibuktikan dengan mobil penuh penumpang yang mampu berjalan, meski mesin tidak menyala.

Jabal Magnet tersebut terdapat di Jalan Raya Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang. Pantauan Metro TV, Senin (18/4), mobil dengan mesin mati itu bisa berjalan hingga radius 50 meter. Kecepatannya mencapai 10 kilometer per jam.

Ratusan warga yang penasaran dengan fenomena medan magnet, itu berduyun-duyun datang ke lokasi. Mereka membawa kendaraan untuk memastikan kebenaran dari jabal magnet itu. Untuk memastikan fenomena itu, tim ahli geologi akan memeriksa di lokasi.

Tim ahli geologi dari Universitas Jenderal Sudirman Purwokerto melakukan pengamatan awal di lokasi. Lewat pengamatan alat sederhana tidak ditemukan medan magnet. Tapi, diduga batuan di sekitar lokasi mempunyai kandungan magnet yang cukup tinggi.

Bahkan, melalui alat pengukur ketinggian, fenomena itu disinyalir terjadi karena tipuan penglihatan manusia saja. Kendati begitu, hal tersebut harus dibuktikan lebih mendalam.

Menurut warga, lokasi jabal magnet itu sangat berbahaya. Pasalnya, setiap hujan dan petir, lokasi tersebut selalu menjadi langganan sambaran petir.(RAS)


Harta Cirus Sinaga Lebihi Rp5 Miliar


Penyidik Direktorat III Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri telah meminta data tentang sumber harta kekayaan Jaksa Cirus Sinaga, tersangka dugaan kasus mafia hukum saat menjadi jaksa peneliti dalam berkas perkara Gayus Halomoan Tambunan. Kekayaan Cirus terungkap melebihi Rp5 miliar. 

Kuasa hukum Cirus Sinaga, Parlindungan Sinaga, mengatakan, harta sebesar itu diperoleh sejak Cirus menjadi jaksa sepanjang 20 tahun hingga 2009. "Harta kekayaan Cirus sebanyak itu wajar karena diperoleh selama 20 tahun bekerja sebagai abdi negara Kejaksaan," ujarnya di Mabes Polri, Jakarta, Senin (18/4).

Parlindungan mengatakan, selain mengakui memiliki harta kekayaan senilai total lebih dari Rp5 miliar, Cirus juga mengakui rumah mewahnya di Medan adalah dari hasil jerih payahnya sebagai Jaksa.

Menurutnya, sementara ini pihaknya tidak mengajukan surat penangguhan penahanan terhadap Cirus. Mantan jaksa peneliti dalam kasus Gayus Halomoan Tambunan itu juga diakuinya tidak tertekan meski sudah resmi ditahan di Rumah Tahanan Bareskrim Polri.

"Dia happy kok (di tahanan)," ujarnya.

Cirus ditahan di Bareskrim Polri sejak Sabtu (16/4) dengan alasan takut menghilangkan barang bukti berupa dokumen dan melarikan diri. Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Anton Bachrul Alam, saat ini penyidik masih melengkapi berkas.

"Mudah-mudahan sudah bisa dikirim ke kejaksaan yang P19," ujar Anton. (OL-5)
Powered by: + Back to Top