Jumat, 04 Februari 2011

Jenazah Adjie akan Disemayamkan di Gedung DPR


Sabtu, 5 Februari 2011 10:08 WIB

Adjie Massaid (angelina.blogs.com)
Jakarta,
Jenazah almarhum anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Adjie Massaid akan disemayamkan di Gedung DPR RI untuk memberikan penghormatan terakhir sebelum dimakamkan di tempat pemakaman umum Jeruk Purut, Jakarta, Sabtu (5/2).

Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Saan Mustofa mengatakan, jenazah almarhum akan diberangkatkan dari rumah duka di Perumahan Taman Cilandak, sekitar pukul 10.00 WIB, menuju ke Gedung DPR RI. "Setelah tiba di Gedung DPR RI, jenazah almarhum akan dishalatkan di masjid di dalam komplek DPR RI dan baru kemudian di semayamkan sejenak di Gedung Nusantara DPR RI," kata Saan Mustofa.

Menurut dia, prosesi penghormatan terakhir terhadap almarhum Adjie Massaid dijadwalkan akan dipimpin Ketua DPR RI, Marzuki Alie, dan akan dihadiri anggota DPR RI, pengurus Partai Demokrat, serta relasi lainnya. Sebelum disemayamkan di Gedung DPR RI, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat melayat almarhum di rumah duka, Perumahan Taman Cilandak Jakarta.

Menurut Saan Mustofa, para pengurus Partai Demokrat dan anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI sudah datang melayat ke rumah duka sejak Sabtu sekitar pukul 03.00 WIB. "Saya sudah tiba di rumah duka pada sekitar pukul 03.00 setelah mendapat kabar dari teman di Partai Demokrat," kata Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat ini.

Saan menyatakan, sangat terkejut mendapat kabar Adjie Massaid meninggal dunia karena pada rapat internal Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Jumat (4/2) pagi, Adjie Massaid tampak gagah dan bugar. Adjie Massaid yang menjadi anggota Komisi V sekaligus Ketua Kelompok Fraksi Partai Demokrat di Komisi V, kata dia, melaporkan kegiatan yang sudah dilakukan dan akan dilakukan di Komisi V pada rapat internal Fraksi Partai Demokrat.

Adjie Massaid yang juga menjadi Manajer Tim Nasional Usia 23 tahun, kata dia, sempat melaporkan kegiatan tim nasional sepakbola pada rapat internal Fraksi Partai Demokrat.
"Saya sangat terkejut, karena setelah rapat fraksi saya sempat ngobrol dan bercanda dengan Adjie. Kita juga pergi shalat Jumat bersama ke masjid di dalam komplek DPR," katanya.

Adjie Massaid memiliki nama lengkap Raden Mas Samiadji Massaid dan lahir di Jakarta, pada 7 Agustus 1967. Adjie Massaid selain menjadi anggota DPR RI dan Manajer Tim Nasional sepak bola usia 23 tahun, ia juga menduduki jabatan sebagai Ketua Departemen Pekerjaan Umum DPP Partai Demokrat.

Adjie Massaid meninggal dunia di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta, pada Kamis sekitar pukul 12.30 WIB, karena serangan jantung. Adjie dibawa ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Fatmawati, pada Jumat (4/2) sekitar pukul 22.00 WIB, karena mengeluhkan sakit di bagian dada usai bermain futsal.

Jenazal almarhum dibawa dari rumah sakit dan tiba di rumah duka sekitar pukul 03.00 WIB.
Adjie Massaid meninggalkan seorang istri, Angelina Sondakh, yang juga anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat serta tiga orang putra-putri. 

Presiden Melayat ke Rumah Duka Adjie Massaid


Sabtu, 5 Februari 2011 09:37 WIB

Jakarta,

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama Ibu Negara Ani Yudhoyono melayat jenazah anggota DPR Fraksi Demokrat Raden Jtandra Pratomo Samiadji Massaid atau Adjie Massaid yang meninggal dunia pada Sabtu dinihari.

Presiden melayat ke rumah duka di Jalan Taman Cilandak Jakarta Selatan selaku Dewan Pembina Partai Demokrat. Selain itu, di rumah duka juga tampak rekan-rekan almarhum sesama anggota dewan di antaranya Ruhut Sitompul, eko Patrio dan Edhy Baskoro Yudhoyono yang juga putra presiden.

Adjie Massaid (43) meninggal dunia di RS Fatmawati sekitar pukul 02.00 WIB diperkirakan akibat serangan jantung. Almarhum dikabarkan sempat bermain bola sebelum mendadak terkena serangan jantung dan dilarikan ke RS Fatmawati Jakarta Selatan.

Sekitar pukul 03.00 WIB, jenazah dipulangkan ke rumah duka di Taman Cilandak Jakarta Selatan untuk disemayamkan. Direncanakan jenazah juga akan disemayamkan terlebih dahulu di gedung DPR-MPR pada pukul 10.00 WIB sebelum dimakamkan di TPU Jeruk Purut.

Adjie Massaid merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, ia meninggalkan seorang istri Angelina Sondakh yang juga anggota DPR dari Fraksi Demokrat serta tiga anak, dua di antaranya Salwa dan Aaliya dari perkawinan pertama dengan penyanyi Reza Artamevia. 

Presiden Melayat ke Rumah Duka Adjie Massaid


Sabtu, 5 Februari 2011 09:37 WIB

Jakarta,

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama Ibu Negara Ani Yudhoyono melayat jenazah anggota DPR Fraksi Demokrat Raden Jtandra Pratomo Samiadji Massaid atau Adjie Massaid yang meninggal dunia pada Sabtu dinihari.

Presiden melayat ke rumah duka di Jalan Taman Cilandak Jakarta Selatan selaku Dewan Pembina Partai Demokrat. Selain itu, di rumah duka juga tampak rekan-rekan almarhum sesama anggota dewan di antaranya Ruhut Sitompul, eko Patrio dan Edhy Baskoro Yudhoyono yang juga putra presiden.

Adjie Massaid (43) meninggal dunia di RS Fatmawati sekitar pukul 02.00 WIB diperkirakan akibat serangan jantung. Almarhum dikabarkan sempat bermain bola sebelum mendadak terkena serangan jantung dan dilarikan ke RS Fatmawati Jakarta Selatan.

Sekitar pukul 03.00 WIB, jenazah dipulangkan ke rumah duka di Taman Cilandak Jakarta Selatan untuk disemayamkan. Direncanakan jenazah juga akan disemayamkan terlebih dahulu di gedung DPR-MPR pada pukul 10.00 WIB sebelum dimakamkan di TPU Jeruk Purut.

Adjie Massaid merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, ia meninggalkan seorang istri Angelina Sondakh yang juga anggota DPR dari Fraksi Demokrat serta tiga anak, dua di antaranya Salwa dan Aaliya dari perkawinan pertama dengan penyanyi Reza Artamevia. 

Presiden Melayat ke Rumah Duka Adjie Massaid


Sabtu, 5 Februari 2011 09:37 WIB

Jakarta,

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama Ibu Negara Ani Yudhoyono melayat jenazah anggota DPR Fraksi Demokrat Raden Jtandra Pratomo Samiadji Massaid atau Adjie Massaid yang meninggal dunia pada Sabtu dinihari.

Presiden melayat ke rumah duka di Jalan Taman Cilandak Jakarta Selatan selaku Dewan Pembina Partai Demokrat. Selain itu, di rumah duka juga tampak rekan-rekan almarhum sesama anggota dewan di antaranya Ruhut Sitompul, eko Patrio dan Edhy Baskoro Yudhoyono yang juga putra presiden.

Adjie Massaid (43) meninggal dunia di RS Fatmawati sekitar pukul 02.00 WIB diperkirakan akibat serangan jantung. Almarhum dikabarkan sempat bermain bola sebelum mendadak terkena serangan jantung dan dilarikan ke RS Fatmawati Jakarta Selatan.

Sekitar pukul 03.00 WIB, jenazah dipulangkan ke rumah duka di Taman Cilandak Jakarta Selatan untuk disemayamkan. Direncanakan jenazah juga akan disemayamkan terlebih dahulu di gedung DPR-MPR pada pukul 10.00 WIB sebelum dimakamkan di TPU Jeruk Purut.

Adjie Massaid merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, ia meninggalkan seorang istri Angelina Sondakh yang juga anggota DPR dari Fraksi Demokrat serta tiga anak, dua di antaranya Salwa dan Aaliya dari perkawinan pertama dengan penyanyi Reza Artamevia. 

Presiden Melayat ke Rumah Duka Adjie Massaid


Sabtu, 5 Februari 2011 09:37 WIB

Jakarta,

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama Ibu Negara Ani Yudhoyono melayat jenazah anggota DPR Fraksi Demokrat Raden Jtandra Pratomo Samiadji Massaid atau Adjie Massaid yang meninggal dunia pada Sabtu dinihari.

Presiden melayat ke rumah duka di Jalan Taman Cilandak Jakarta Selatan selaku Dewan Pembina Partai Demokrat. Selain itu, di rumah duka juga tampak rekan-rekan almarhum sesama anggota dewan di antaranya Ruhut Sitompul, eko Patrio dan Edhy Baskoro Yudhoyono yang juga putra presiden.

Adjie Massaid (43) meninggal dunia di RS Fatmawati sekitar pukul 02.00 WIB diperkirakan akibat serangan jantung. Almarhum dikabarkan sempat bermain bola sebelum mendadak terkena serangan jantung dan dilarikan ke RS Fatmawati Jakarta Selatan.

Sekitar pukul 03.00 WIB, jenazah dipulangkan ke rumah duka di Taman Cilandak Jakarta Selatan untuk disemayamkan. Direncanakan jenazah juga akan disemayamkan terlebih dahulu di gedung DPR-MPR pada pukul 10.00 WIB sebelum dimakamkan di TPU Jeruk Purut.

Adjie Massaid merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, ia meninggalkan seorang istri Angelina Sondakh yang juga anggota DPR dari Fraksi Demokrat serta tiga anak, dua di antaranya Salwa dan Aaliya dari perkawinan pertama dengan penyanyi Reza Artamevia. 

Presiden Melayat ke Rumah Duka Adjie Massaid


Sabtu, 5 Februari 2011 09:37 WIB

Jakarta,

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama Ibu Negara Ani Yudhoyono melayat jenazah anggota DPR Fraksi Demokrat Raden Jtandra Pratomo Samiadji Massaid atau Adjie Massaid yang meninggal dunia pada Sabtu dinihari.

Presiden melayat ke rumah duka di Jalan Taman Cilandak Jakarta Selatan selaku Dewan Pembina Partai Demokrat. Selain itu, di rumah duka juga tampak rekan-rekan almarhum sesama anggota dewan di antaranya Ruhut Sitompul, eko Patrio dan Edhy Baskoro Yudhoyono yang juga putra presiden.

Adjie Massaid (43) meninggal dunia di RS Fatmawati sekitar pukul 02.00 WIB diperkirakan akibat serangan jantung. Almarhum dikabarkan sempat bermain bola sebelum mendadak terkena serangan jantung dan dilarikan ke RS Fatmawati Jakarta Selatan.

Sekitar pukul 03.00 WIB, jenazah dipulangkan ke rumah duka di Taman Cilandak Jakarta Selatan untuk disemayamkan. Direncanakan jenazah juga akan disemayamkan terlebih dahulu di gedung DPR-MPR pada pukul 10.00 WIB sebelum dimakamkan di TPU Jeruk Purut.

Adjie Massaid merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, ia meninggalkan seorang istri Angelina Sondakh yang juga anggota DPR dari Fraksi Demokrat serta tiga anak, dua di antaranya Salwa dan Aaliya dari perkawinan pertama dengan penyanyi Reza Artamevia. 

Presiden Melayat ke Rumah Duka Adjie Massaid


Sabtu, 5 Februari 2011 09:37 WIB

Jakarta,

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama Ibu Negara Ani Yudhoyono melayat jenazah anggota DPR Fraksi Demokrat Raden Jtandra Pratomo Samiadji Massaid atau Adjie Massaid yang meninggal dunia pada Sabtu dinihari.

Presiden melayat ke rumah duka di Jalan Taman Cilandak Jakarta Selatan selaku Dewan Pembina Partai Demokrat. Selain itu, di rumah duka juga tampak rekan-rekan almarhum sesama anggota dewan di antaranya Ruhut Sitompul, eko Patrio dan Edhy Baskoro Yudhoyono yang juga putra presiden.

Adjie Massaid (43) meninggal dunia di RS Fatmawati sekitar pukul 02.00 WIB diperkirakan akibat serangan jantung. Almarhum dikabarkan sempat bermain bola sebelum mendadak terkena serangan jantung dan dilarikan ke RS Fatmawati Jakarta Selatan.

Sekitar pukul 03.00 WIB, jenazah dipulangkan ke rumah duka di Taman Cilandak Jakarta Selatan untuk disemayamkan. Direncanakan jenazah juga akan disemayamkan terlebih dahulu di gedung DPR-MPR pada pukul 10.00 WIB sebelum dimakamkan di TPU Jeruk Purut.

Adjie Massaid merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, ia meninggalkan seorang istri Angelina Sondakh yang juga anggota DPR dari Fraksi Demokrat serta tiga anak, dua di antaranya Salwa dan Aaliya dari perkawinan pertama dengan penyanyi Reza Artamevia. 

Paksa Mundur Mubarak, Demonstran Terus Berdatangan ke At-Tahrir


Jumat, 4 Februari 2011 19:49 WIB

Kairo,

Aksi unjuk rasa berskala besar telah dimulai, massa terus berdatangan dari berbagai sudut jalan di Kota Kairo menuju lapangan At-Tahrir pada Jumat, (4/2).

Demonstran menolak semua tawaran yang diberikan Presiden Mesir Hosni Mubarak kecuali mundur dari jabatannya.

Sebelumnya, tenggat waktu yang diberikan rakyat Mesir bagi Presiden Hosni Mubarak untuk mengundurkan diri setelah menjabat sebagai Presiden Mesir selama 30 tahun telah habis.

Demonstran telah merencanakan aksi unjuk rasa berskala besar di sekitar Tahrir Square pada Jumat, (4/2).

walaupun demonstrasi di Kairo Mesir telah menjurus anarki, namun Pemerintah Mesir berkomitmen tak akan menggunakan kekuatan militer untuk membersihkan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh massa anti Mubarak.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Presiden Mesir, Umar
Sulaiman dalam wawancara eksklusif dengan seorang wartawan ABC News, Christiane Amanpour.

Luna Maya Dibela Aktivis Perempuan "Itu terkesan memaksakan, seperti peradilan sesat. Sangat tidak masuk akal."




Luna Maya datang ke kantor Komisi Nasional HAM Jumat, 4 Febriari 2011. Dia memenuhi undangan aktivis Jaringan Perempuan dan HAM untuk Keadilan. Luna merasa tidak mendapat keadilan dalam penanganan kasus video seks yang tengah menjerat dia dan kekasihnya, Ariel 'Peterpan'.

"Saya diundang kemari untuk meluruskan dugaan adanya pelanggaran HAM dalam kasus ini. Saya sudah mengikuti proses selama delapan bulan pemeriksaan dengan baik, dan selalu patuh. Tapi, beberapa hal terjadi yang membuat saya berpikir, ini tidak benar," kata Luna Maya di kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat.

Luna merasa diperlakukan semena-mena oleh penyidik. Pelantun 'Ku Tak Bisa Bersamamu' ini merasa vonis hukuman yang dijatuhkan hakim pada Ariel, juga jauh dari keadilan.

"Itu terkesan memaksakan, seperti peradilan sesat. Sangat tidak masuk akal, si penyebar dihukum dua tahun, tapi justru Ariel yang dituduh lalai dan membantu penyebaran divonis 3,5 tahun. Apa karena kami public figurejadi lebih banyak diekspos. Saya minta keadilan ini agar fair saja," ujar Luna saat berbicara di depan para aktivis perempuan.

Juru Bicara JARI dan aktivis perempuan, Yeni Rosa Damayanti, mendukung pendapat Luna. Menurut dia, UU Pornografi yang dipakai untuk membidik Luna dan Ariel sudah salah sasaran. "Dalam pengamatan kami, UU Pornografi telah menjerat orang yang bukan pada tempatnya. Kami sangat menentang pornografi, terutama pada yang menyebarkannya ke masyarakat," kata Yeni.
Di sisi lain, Yeni merujuk pada penjelasan Pasal 4 di UU Pornografi bahwa membuat video untuk konsumsi pribadi bukanlah tergolong tindak pidana. "Sebenarnya, pihak-pihak yang memproduksi dan menyebarkan lah yang seharusnya dihukum. Karena itulah kami menyampaikan masalah ini," kata Yeni, lagi.

Berdasarkan ini, para aktivis perempuan sampai pada kesimpulan: ada pelanggaran HAM dalam penanganan kasus video seks Ariel, Luna, dan Cut Tari ini, baik dalam proses pengusutan maupun dalam persidangannya

Berondongan Tembakan Membahana di Kairo

 Jumat, 4 Februari 2011 12:53 WIB

 Kairo: Berondongan tembakan pecah di sekitar Istana Kepresidenan Kairo, Kamis (3/2) waktu Kairo. Kerusuhan melibatkan polisi dengan pengunjuk rasa yang merapat.

Sejumlah saksi mata mengatakan pasukan keamanan beraksi dari kendaraan lapis baja. Mereka menembaki demonstran yang berjalan menuju istana Presiden Hosni Mubarak. Saat ini belum dipastikan jumlah korban.

Sampai saat ini puluhan ribu orang bertahan di Tahrir Square. Padahal, mereka sudah diminta membubarkan diri dan mengosongkan kawasan utama Kota Kairo itu demi mencegah jatuhnya lagi korban tewas dan luka.

Adapun bentrok antara massa pendukung dengan massa penentang Mubarak menelan enam nyawa. Mubarak sendiri mengaku siap mundur. Tapi ia khawatir kerusuhan justru meluas kalau ia jadi turun. 

Indonesia Diminta Dukung Reformasi Mesir


 Jumat, 4 Februari 2011 14:00 WIB
 Gejolak politik di Mesir menuai tanggapan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). Mereka mendukung demokratisasi di Negeri Seribu Piramid. Hal itu diungkapkan dalam aksi di Bundaran Gladag, Solo, Jawa Tengah, Jumat (4/2).

Mahasiswa Solo mengusung beraneka poster. Mereka berseru menolak rezim tiran dan otoriter termasuk segala kebijakan represif Mesir. Demonstran mendukung perjuangan rakyat Mesir mengingat Mesir pertama mengakui kemerdekaan Indonesia.

Selain itu, mahasiswa menolak intervensi asing untuk penyelesaian masalah di Mesir. Mereka mendesak Pemerintah Indonesia memberi dukungan politik untuk reformasi Mesir.

Anggota KAMMI Solo mengecam kekerasan di Mesir. Sejumlah korban berjatuhan, tewas dan luka-luka. Bagi mereka, siapapun yang terluka akibat insiden di Mesir termasuk korban pelanggaran HAM serius.

Massa Mubarak Blokade Jalan di Alexandria

Ribuan pengunjuk rasa masih berkumpul di alun-alun Lapangan Tahrir, Kairo, Mesir, Jumat (4/2) siang. Mereka tetap bertekad menjatuhkan Presiden Husni Mubarak, dengan aksi yang mereka sebut "Friday of Departure".

Pada hari ke-11 ini, demonstran tetap bertahan di lapangan itu, meskipun militer dan Wakil Presiden Mesir sudah memerintahkan mereka untuk segera membubarkan diri. Sejumlah orang malah membuat barikade untuk mengamankan teman mereka yang tengah membangun tenda dan tertidur.

Sementara itu, demonstran pro-Mubarak mulai memblokade setiap jalan utama di Kota Alexandria yang mengarah ke Kairo. Mereka mencegah massa anti-Mubarak bergabung dengan massa lainnya di Kairo.(Reuters/****)

Priyo: Polri Hati-hati Jika Bicara Soal Koin Presiden


Ditulis oleh Sang Admin 4. Februari 2011 - 17:28
JAKARTA - Golkar meminta Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Bachrul Alam agar berhati-hati mengeluarkan pernyataan. Hal tersebut terkait inisiatif yang dimiliki Polri untuk menyeret para inisiator koin untuk Presiden ke ranah hukum karena mereka dianggap telah menghina lambang negara.
"Saya minta kesediaan Anton Bachrul Alam, anda harus hati-hati membuat pernyataan bicarakan dulu dengan senior terutama dengan Kapolri, itu akan menimbulkan efek-efek lain nantinya," ujar Ketua DPP Golkar, Priyo Budi Santoso di gedung DPR, Jakarta, Jumat (4/2/2011).
Menurut Priyo,dirinya terperanjat atas perkataan Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Bachrul Alam yang menganggap Presiden sebagai lambang negara telah dihina melalui penggalangan koin untuk Presiden di DPR.
Priyo juga mengkhawatirkan hal tersebut justru akan menimbulkan kesan kuat di masyarakat luas bahwa Polri sangat pro aktif atas aksi penggalangan koin di DPR.
"Saya khawatirkan justru akan menimbulkan kesan kuat di masyarakat luas Polri sangat pro aktif atas aksi penggalangan koin , ujungnya berimbas ke Polri sendiri nanti, kok begitu pro aktifnya, dan Polri betul-betul bisa didikte," jelasnya.
Lebih jauh Priyo mengatakan, ia sejujurnya tidak senang dengan aksi yang dilakukan anggota DPR namun demikian kalau ada upaya sistematis dari berbagai pihak termasuk Polri untuk mengkriminalkan mereka, hal itu dinilai berlebihan.
"Ini masih pernik-pernik demokrasi," tandasnya. [Willy Widianto]
Sumber: Tribunnews.com

Cabuli Teman, Tiga Murid SD Dilaporkan



BENGKULU – Sungguh miris. Masih bau kencur, Panjul (7), Pangat (7) dan Kucluk (7), semuanya nama samaran, murid kelas I SD di Padang Harapan sudah menampakkan “talenta” layaknya penjahat kelamin. Ketiganya diduga telah mencabuli teman satu kelasnya, Bidadari (7), nama disamarkan, warga Kelurahan Panorama.
Aksi pencabulan itu terjadi Senin (31/1) pukul 12.30 WIB di belakang sekolah tersebut. Tak terima perbuatan badung cilik itu, kemarin (3/2), ibu korban melaporkan kejadian ini ke Polres Bengkulu.
‘’Laporan sudah kami terima. Sesuai keterangan ibu korban, kemaluan anaknya itu ditusuk pakai penggaris (mistar) oleh salah seorang terlapor. Sedangkan dua terlapor lainnya bertugas memegang tangan korban agar tidak melawan. Kami masih menunggu visum korban, jika mendukung segera terlapor kami periksa,’’ ujar Kapolres Bengkulu, AKBP. H. Joko Suprayitno, SST, MK melalui Kasat Reskrim, AKP. Ananto Herlambang, S.Ik didampingi Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), Ipda. Diaritz Pelle kepada RB.
Versi Ananto, jika cukup bukti, ketiga anak SD itu terancam dijeratn pasal 82 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Namun sampai sejauh ini pihaknya baru mengambil keterangan korban yang didampingi ibunya.
Data dihimpun, peristiwa bermula saat korban tengah bermain di halaman sekolah. Ketiga temannya itu juga berada di tempat yang sama. Tak lama, ketiganya langsung menarik tangan korban dan menyeretnya ke belakang sekolah. Di situlah, ketiga pelaku melancarkan aksi bejatnya membuka celana korban dan menusukkannya dengan penggaris. Akibat kejadian itu, korban menderita nyeri pada kemaluannya

Heboh, UFO Mendarat di Laut Ipuh--RB



UFO mendarat di Laut
MUKOMUKO – Belum bisa dipastikan apakah ini ada keterkaitannya dengan dugaan mendaratnya pesawat UFO di Magelang yang bekasnya menyerupai crop circle, yang jelas dugaan mendaratnya pesawat UFO kali ini mencuat di Mukomuko.
Isu UFO mendarat ini muncul setelah ratusan warga Kecamatan Ipuh dan Air Rami, Selasa (2/2) malam menyaksikan dengan mata kepala sendiri ada fenomena alam unik. Apa pasal? Pasalnya warga melihat ada cahaya asing yang menerangi lautan di malam itu. Sebuah cahaya yang cukup terang sehingga menyedot perhatian warga di malam itu. Se Mukomuko pun heboh.
Banyak warga yang menerka-nerka sumber cahaya tersebut. Ada yang menyatakan cahaya tersebut berasal dari kapal yang terbakar. Ada juga yang menduga ada benda asing menyerupai UFO dari ruang angkasa. Namun tak sedikit l warga yang beranggapan bahwa itu adalah fenomena alam yang dibuat oleh para jin penunggu laut. Apapun cahaya itu yang jelas menyedot perhatian warga dua kecamatan tersebut.
Salah seorang warga Arifin mengatakan cahaya tersebut cukup aneh. Dan tidak pernah terjadi dalam kurun berpuluh tahun ini. Cahaya yang cukup terang seperti cahaya bulan. Namun tidak tahu pasti sumber cahaya yang menerangi laut malam itu. Cahayanya jika direkam mengguna handy cam terlihat memancar ke langit seperti lampu sorot.
Siangnya, Rabu (2/2) ada informasi yang tidak jelas yang menyatakan jika ada kapal mengalami korsleting di tengah laut. Dan menyatakan jika cahaya itu berasal dari lampu kapal. “Untuk Sumber cahaya tidak ada yang tahu pasti. Saat ini hanya menerka-nerka. Yang jelasnya pada pukul 06.00 WIB pagi pagi cahaya itu masih ada. Menghilang saat matahari terbit,” kata Arifin.
Dugaan bahwa itu berasal dari cahaya kapal untuk sementara bisa dibantah. Sebab jika itu cahaya kapal cahayanya bukan hanya satu tapi akan banyak lampu yang terlihat. Dan juga setelah dibuktikan nelayan pada pagi hari ketika hendak melaut tidak menemukan kapal apapun yang berada di sumber asal cahaya malam itu. Sehingga saat ini tidak tahu pasti apakah asal cahaya tersebut.
“Nelayan sudah mengecek pagi Rabu. Sebab memang ini menjadi pembicaraan hangat warga. Sejauh ini tidak tahu apa asal cahaya itu. Kalau kapal kata para nelayan sangat tidak mungkin,” terangnya.
Sementara itu Danramil Ipuh Kapten. Inf. Ahmad Yudi mengatakan bahwa cahaya yang timbul malam itu sangat aneh. Cahaya jika dilihat dari hasil rekamannya seperti cahaya laser. Bisa dipastikan itu bukan kapal. Namun untuk menduga itu cahaya dari benda asing harus butuh pembuktian. Yang jelas itu bukan lampu kapal, tak mungkin mampu menerangi laut malam itu. “Fenomena ini masih menjadi teka-teki yang menyedot perhatian warga kita,” terang Danramil

UGM Peringkat Tujuh Universitas Terbaik Asia Tenggara


Jumat, 4 Februari 2011 15:01 WIB

Boulevard UGM (alumni.ugm.ac.id)
Yogyakarta,
Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menempati peringkat tujuh dalam daftar 100 perguruan tinggi terbaik di Asia Tenggara versi Webometrics edisi Januari 2011. "Posisi itu meningkat dibandingkan tahun lalu yang berada di urutan ke-8," kata Kepala Bidang Humas dan Keprotokolan Universitas Gadjah Mada (UGM) Suryo Baskoro di Yogyakarta, Jumat (4/2).

Menurut dia, di tingkat Asia, UGM yang merupakan universitas negeri tertua di Indonesia itu berada di peringkat 69, sedangkan di tingkat dunia berada di posisi 593. "Untuk terbaik Indonesia, UGM berada di peringkat pertama setelah tiga tahun sebelumnya juga berada pada posisi teratas. Tahun ini, UGM kembali meraih predikat sebagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia versi Webometrics," katanya.

Ia mengatakan, posisi teratas di Indonesia itu bagi UGM sama dengan yang dicapainya pada Webometrics edisi Januari 2010, 2009, dan 2008. "Webometrics adalah lembaga yang berafiliasi dengan Dewan Riset Nasional Spanyol, yang dua kali dalam setahun, yakni Januari dan Juli, mengeluarkan daftar peringkat," katanya.

Menurut dia, penghitungan peringkat Webometrics didasarkan atas keunggulan dalam publikasi elektronik (e-publication) yang terdapat dalam domain web masing-masing perguruan tinggi. Penilaian diukur dari empat indikator, yakni "size" (jumlah halaman publikasi elektronik yang terdapat dalam domain web perguruan tinggi), "visibility" (jumlah halaman lain yang mencantumkan URL domain perguruan tinggi yang dinilai).

Selanjutnya, "rich files" (relevansi sumber elektronik dengan kegiatan akademik dan publikasi perguruan tinggi tersebut) dan "scholar" (jumlah publikasi dan sitasi bermutu pada domain perguruan tinggi). "Data itu dikumpulkan, diolah, dan digunakan untuk memeringkat sekitar 12.000 perguruan tinggi di seluruh dunia," katanya.

Ia mengatakan, capaian yang telah diraih UGM membuktikan publikasi elektronik di domain ugm.ac.id dinilai sebagai yang paling komprehensif dan terkaya di negeri ini. "Hal itu patut disyukuri, namun peringkat tersebut bukan tujuan UGM. Upaya yang dilakukan UGM untuk meningkatkan kualitas segala aspek kehidupan kampus sesuai dengan visinya adalah demi pengabdian untuk kepentingan dan kemakmuran bangsa," katanya

Yaman Turut Bergolak, Pemerintah Siap Evakuasi WNI


Jumat, 4 Februari 2011 13:33 WIB

Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa (Vivanews)
Jakarta,
Menteri Luar Negeri (Menlu) Marty Natalegawa mengatakan, pemerintah sudah memyiapkan berbagai upaya untuk mengevakuasi warga negara Indonesia yang berada di Yaman, jika kerusuhan di Mesir meluas hingga ke negara itu. "Jadi perwakilan kita sudah bekerja, sudah mendata warga negara kita di Yaman yang kurang lebih tiga ribu orang, agar seandainya keadaan memburuk kita sudah siap," kata Marty setelah bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Jumat (4/2).

Dia menegaskan, warga negara Indonesia tidak perlu terlalu panik karena pemerintah sudah menyiapkan sejumlah langkah, seperti yang sudah dilakukan ketika menyikapi kerusuhan di Mesir dan Tunisia. Terkait krisis di Mesir, Marty mengemukakan, pemerintah akan terus melakukan evakuasi WNI. Pemerintah telah berhasil memulangkan satu rombongan WNI ke Tanah Air beberapa waktu lalu.

Marty menjelaskan, warga negara Indonesia di Mesir yang tergabung dalam rombongan evakuasi tahap kedua tiba di Jakarta pada Jumat (4/2) siang. "Pada pukul 12.30 ada rombongan kedua yang tiba di Tanah Air," paparnya.

Marty mengatakan, Kementerian Luar Negeri dan instansi terkait akan terus memantau dan mempersiapkan kebutuhan WNI selama berada di Tanah Air, sebelum dipulangkan ke kampung halaman masing-masing. Berdasarkan informasi, kata Marty, tim yang berada di Mesir sudah mendaftar 400 WNI lainnya. Mereka akan dipulangkan ke Indonesia dalam rombongan berikutnya. "Jadi sudah ada satu muatan pesawat lagi," ujarnya, menjelaskan.

Menurut dia, Satgas Evakuasi WNI akan memimpin proses pendaftaran dan pemulangan warga negara Indonesia dari Mesir yang sedang berkecamuk itu. Sementara itu, Ketua Satgas Evakuasi WNI, Hassan Wirajuda mengatakan, rombongan kedua evakuasi tiba di Bandara Soekarno Hatta dengan menggunakan pesawat Boeing 747 milik maskapai penerbangan Garuda Indonesia.

Menurut Hassan, mereka akan ditampung untuk sementara di asrama haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Dia menegaskan, asrama haji Pondok Gede hanyalah tempat transit, oleh karena itu pemerintah akan segera memberangkatkan para WNI itu ke kampung halaman masing-masing. Rencananya, pemerintah akan memulangkan WNI, terutama yang tinggal di luar Kairo, akan dipulangkan dalam rombongan ketiga pada Sabtu

Menlu Marty: Australia Bantah Imanda Warganya


Jumat, 4 Februari 2011 13:36 WIB

Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa (Vivanews)
Jakarta,
Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan, pemerintah Australia sudah memastikan bahwa nama Imanda Amalia tidak terdaftar sebagai warga negara Australia.
"Pagi ini saya sudah mendapat konfirmasi dari pemerintah Australia bahwa nama tersebut tidak ada sebagai daftar warga negara Australia," kata Marty setelah bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Jumat (4/2).

Marty mengatakan, hal itu terkait kabar yang simpang siur mengenai kematian seorang WNI bernama Imanda Amalia akibat kerusuhan di Mesir. Selain Australia, Marty juga menegaskan, Lembaga Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) juga sudah memastikan bahwa nama tersebut tidak terdaftar sebagai pegawai organisasi itu.

Marty tidak mau berkomentar banyak tentang hal itu. Ketika ditanya apakah informasi meninggalnya WNI itu hanya berita bohong, Marty hanya tersenyum. "Kita ambil hikmahnya," kata Marty singkat.

Sebelumnya beredar kabar bahwa Imanda meninggal ketika bertugas mewakili UNRWA. Selain itu juga ada kabar bahwa Imanda adalah warga negara Australia keturunan Indonesia. UNRWA sudah menegaskan bahwa Imanda Amalia (28) yang dikabarkan tewas di Kairo, Mesir, Rabu (2/2), bukanlah staf dari lembaga tersebut seperti yang diberitakan salah satu media di Indonesia. "Bukan. Dia bukan salah seorang staf UNRWA," kata juru bicara UNRWA Christopher Gunness dalam korespondensi dengan ANTARA dari Jakarta, Kamis (3/2).

Gunness menegaskan, berulangkali,"Tidak ada yang bisa saya katakan lagi selain bahwa dia tidak bekerja untuk UNRWA." Hal senada juga disampaikan juru bicara UNRWA di Jerusalem, Sami Mshasha, yang mengatakan, tidak ada catatan mengenai Imanda sebagai salah satu karyawan lembaga kemanusiaan PBB itu. "Berdasar hasil penelusuran dan riset kami, Imanda tidak pernah tercatat sebagai karyawan di UNRWA," katanya.

Polisi Dalami Kasus Dua Wakil Rakyat Bawa Narkoba


Jumat, 4 Februari 2011 15:16 WIB

ilustrasi narkoba
Denpasar,
Direktorat Narkoba Polda Bali kini masih mendalami keterlibatan dua anggota DPRD Kota Semarang, Jawa Tengah, yang tertangkap membawa dan memiliki narkoba jenis sabu-sabu. "Kami masih melakukan pendalaman sehingga belum dapat memastikan apakah kedua wakil rakyat itu sebagai pengedar atau hanya sekadar pemakai barang terlarang itu," ujar Direktur Narkoba Polda Bali Kombes Pol Mulyadi di Denpasar.

Didampingi Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Gde Sugianyar, Dirnarkoba Mulyadi menyebutkan, kedua pelaku yakni EP (37) dan BS (45), masing-masing dari Fraksi Demokrat dan PDI Perjungan DPRD Kota Semarang, kini masih dalam pemeriksaan intensif pihaknya. "Keduanya masih kami periksa setelah petugas menyita beberapa garam serbuk sabu-sabu dari mereka," ujarnya.

Ia menyebutkan, EP dan BS ditangkap petugas di tempat mereka menginap di Hotel Ramayana di Jalan Bakung Sari Kuta, Kabupaten Badung, Selasa (1/2) malam lalu sekitar pukul 21.45 Wita. Polisi yang mendapat laporan bahwa di hotel tersebut ada pria yang diduga membawa narkoba, langsung meluncur ke tempat kejadian. "Kami langsung mendobrak dan menggeledah kamar No.266, berhasil menemukan sabu-sabu seberat 0,56 gram, sekaligus menangkap EP, si penghuni kamar," katanya.

Kepada petugas EP mengaku bahwa barang yang dibawa itu didapat dari rekannya BS, yang menyusul ditangkap oleh polisi. "BS kami tangkap saat dia berada di bagian lobi Hotel Ramayana," ujar Dirnarkoba Mulyadi.

Dikatakan, ketika didesak, BS mengaku mendapatkan barang terlarang itu dari seorang wanita yang tidak dikenal di kawasan Pantai Kuta, Kabupaten Badung.
Sementara itu, Kabid Humas Kombes Sugianyar menambahkan, guna kepentingan penyelidikan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak DPRD Kota Semarang. "Dari hasil koordinasi, diperoleh kejelasan bahwa EP dan BS memang benar anggota DPRD Kota Semarang," katanya.

Untuk pengusutan lebih lanjut, keduanya kini ditahan pihak Ditnarkoba Polda Bali.

Ketua dan Tiga Anggota DPRD di Surabaya Diusulkan Dipecat

Ketua beserta tiga anggota DPRD Surabaya dari Fraksi Partai Demokrat (PD) akhirnya dipecat dari keanggotaan PD setelah terbukti melanggar garis partai dengan berupaya menonaktifkan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. "Hasil rapat pleno tim verifikasi DPD PD Jatim menyebutkan, mereka terbukti bersalah dan melanggar garis partai. Hasil rapat pleno sudah saya kirim ke DPP PD pada Jumat (4/2) pagi via faksimili," kata Ketua DPD PD Jawa Timur Ibnu Hajar, Jumat (4/2).

Namun demikian, lanjut dia, usulan pemecatan tersebut masih menunggu keputusan DPP Partai Demokrat. Menurut dia, jabatan Wisnu Wardhana sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Surabaya terpaksa dilepas dan segera meninggalkan posisinya sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya, menunggu proses pergantian antarwaktu (PAW).

Selain Wisnu, tiga kader Demokrat lainnya yang juga bernasib sama adalah Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Surabaya Agus Santoso, Ketua Komisi C DPRD Surabaya Sachiroel Alim (Ketua Pansus Hak Angket Reklame) dan Ketua Fraksi Demokrat Irwanto Limantoro. Selain empat kader Demokrat itu, ada tiga kader lainnya yang mendapat sanksi berupa penonaktifan dari kelengkapan DPRD Surabaya, yakni M. Mahmud (Ketua Komisi B), Ernawati dan Anwar. Sedangkan sembilan anggota fraksi lainnya masih bisa bernapas lega karena hanya mendapat sanksi peringatan dan pembinaan dari DPD PD Jatim.
Sebelumnya diberitakan bahwa berdasarkan hasil temuan tim lima DPD, ada anggota fraksi yang aktif merumuskan hak angket, ada yang kurang aktif dan ada yang tidak aktif sama sekali untuk menyetujui pemakzulan wali kota. Artinya, sanksi bagi 16 anggota dewan dari Demokrat tidak akan sama, tergantung tingkat kesalahannya. Bisa peringatan lisan, teguran tertulis, PAW bahkan pencabutan keanggotaan partai. "PAW di tingkat daerah itu ada pada kewenangan pimpinan partai tingkat kabupaten/kota. Jika Wisnu Wardhana sebagai ketua di-Plt (pelaksana tugas/diganti) duluan, artinya Plt harus didefinitifkan dulu baru bisa proses PAW berjalan," jelasnya.

Namun saat ditanya siapakah Plt Ketua DPC Demokrat Surabaya pengganti Wisnu jika benar dicopot? Ibnu Hajar belum bisa menjawabnya. "Itu tergantung Ketua Umum DPP. Plt bisa diambil dari pengurus DPP, DPD atau Koordinator Dapil. Kalau isu yang beredar Plt itu Masteng (Yunianto Wahyudi, Sekretaris MPD DPD Jatim, red) juga belum tentu benar," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Munadi Herlambang saat dikonfimasi melalui ponselnyanya mengatakan Wishnu Wardhana sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Surabaya dinilai melanggar garis partai dengan mendukung upaya penonaktifan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. "Pimpinan Pusat dan Ketua Umum meminta pak Wishnu `di-PLT` (pelaksana tugas/diganti)," katanya.

Menurut dia, antara faktual atau hasil temuan dari DPP PD dan verifikasi yang dilakukan Tim Lima verifikasi DPD Partai Demokrat Jatim hingga Kamis (3/2) malam ini tidak jauh bedah.

Munadi mengatakan, bahwa sanksi tersebut merupakan sanksi yang paling rendah di Partai Demokrat. "Sanksi yang paling berat di semua partai politik adalah dicopot dari keanggotaanya," katanya.

Gelombang Kedua, 439 WNI Berhasil Dievakuasi dari Mesir

Sebanyak 439 warga negara Indonesia (WNI) di Mesir yang tergabung dalam rombongan evakuasi tahap kedua tiba di Jakarta pada Jumat (4/2) siang. Rombongan WNI ini disambut oleh Wapres Boediono.

Kementerian Luar Negeri dan instansi terkait menyatakan, akan terus memantau dan mempersiapkan kebutuhan WNI selama berada di tanah air, sebelum dipulangkan ke kampung halaman masing-masing.

Tim yang berada di Mesir sudah mendaftar 400 WNI lainnya. Mereka akan dipulangkan ke Indonesia dalam rombongan berikutnya.

Hotma: Dari 151 Perusahaan, Gayus Tak Tangani Perusahaan Bakrie


Jumat, 4 Februari 2011 15:10 WIB


Pengacara Hotma Sitompul (Antara/ Fanny Octavianus)
Jakarta,

Pengacara Gayus Halomoan Tambunan, Hotma Sitompul menegaskan perusahaan group Bakrie tidak masuk dalam daftar 151 perusahaan yang diserahkan Kementerian Keuangan ke Polri.

"Tidak ada perusahaan Bakrie. Gayus tidak berubah-ubah, hanya ditekan," kata Hotma saat mendampingi pemeriksaan kliennya Gayus di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (4/2/2011).

Hotma melanjutkan, bahkan dari 151 perusahaan yang disebut tersebut, kliennya hanya menangani 44 perusahaan. Untuk itu, kata Hotma, ia meminta seluruh pihak tidak menekan Gayus.

"Dan menghargai Gayus untuk membongkar kasus ini. Gayus akan menyampaikan banyak hal yang diketahui terkait perusahaan yang ia tangani," ujarnya.